KKN=KAKAK-KAKAK NAKAL

Minggu, 26 Juni 2011

KKN yakni Kuliah Kerja Nyata yang merupakan bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi kini berubah makna menjadi “Kakak-Kakak Nakal”. Betapa tidak, dari sekian mahasiswa yang terjun ke masyarakat dengan membawa program-program peduli masyarakat sebagai wujud nyata dari kepedulian serta pengabdian mereka terhadap masyarakat, mulai dari program pendidikan, pembangunan, kesehatan, serta bantuan pangan membuat semua warga tak ingin kehilangan mereka. Subhanallah…!

Program pendidikan, merupakan kegiatan mentransfer ilmu pengetahuan, mereka ikut serta mencerdaskan anak bangsa melalui lembaga-lembaga pendidikan yakni sebagai guru sesuai dengan skill yang mereka miliki. Program pembangunan, merupakan kegiatan bantuan fisik yang berupa bangunan-bangunan, entah sifatnya memperbaiki atau membuat yang baru, seperti tempat ibadah, memperbaiki jalan, bahkan memperbaiki tempat beol warga. Program kesehatan, merupakan kegiatan bantuan kesehatan gratis bagi warga sekitar dan bekerja sama dengan pemerintah setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga. Sementara program bantuan pangan, merupakan kegiatan bantuan sembako yang diberikan kepada warga yang tergolong miskin. Jadi tidak heran jika diantara mereka menjadi idola warga dan bahkan dilirik untuk menjadi calon menantu setia. Luar biasa…!

Lahirnya istilah KKN=Kakak-Kakak Nakal bermula dari lembaga pendidikan, karena disinilah peserta KKN banyak berinteraksi dengan anak-anak mulai dari tingkat TK-TPA, SD, SMP, dan bahkan SMA. Istilah ini lahir dari anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian dari peserta KKN, dia merasa di nomor duakan bahkan merasa dikucilkan. Entah karena facenya yang tidak begitu menarik, sifat dan sikapnya yang agak antik, dan sebagainya, sehingga terjadi kecemburuan sosial diantara mereka. Peserta KKN hanya perhatian pada anak-anak yang mempesona dan merona, sehingga tidak heran jika setiap wilayah mempunyai bunga, dan bahkan menjadi rebutan diantara mereka, bagaikan sebuah kerajaan yang memperebutkan wilayah kekuasaan Sungguh terlalu...!

Tempat KKN merupakan tempat dimana mahasiswa belajar bersama masyarakat, karena disana terdapat pelajaran-pelajaran yang tidak mahasiswa dapatkan dibangku kuliah, sebagai gambaran bagi mereka kelak saat benar-benar berada di masyarakat. Mereka akan dihadapkan dengan berbagai macam tipe manusia dan sesuatu yang terkadang tidak srek di kepala mereka. Tempat KKN merupakan tempat beraksi dan berkreasi, menyalurkan semua talenta dan skill yang dimiliki, mulai dari ranah pendidikan, dakwah, serta seni dan keterampilan. Sehingga linangan air mata membasahi pipi warga saat peserta KKN hendak meninggalkan tempat KKN dan kembali ke penjara suci yang mereka tempati. Berbagai perasaan berkumpul menjadi satu sehingga mendorong saraf mata untuk mengeluarkan air matanya, seakan tidak rela akan kepergiannya. Mulai dari rasa sedih, gelisah, dan bahkan ada yang kecewa. Entah kecewa karena apa? Karena cinta kali’…? Sebuah moment yang sulit untuk dilupakan bahkan bisa-bisa berkelanjutan. Subhanallah…!

Yach itulah pernak-pernik kehidupan di daerah orang lain. Dan yang paling penting adalah bagaimana hati selalu tertata dengan baik karena hati adalah kunci dari semua aktifitas dalam kehidupan manusia. Sehingga apapun aktifitas kita dan dimanapun kita berada tetap dalam rel-rel yang telah ditentukan dalam islam. Apabila hati kita baik maka seluruh perkataan dan perbuatan kita akan baik. Begitu juga sebaliknya. Rasulullah saw bersabda “Ala wa inna fil jasadi mudghah, idza soluhat soluhat jasadu kulluh, wa idza fasadat fasadat jasadu kulluh, ala wa hiya al-qalbu”.

0 komentar:

 
SUBLIYANTO.ID © 2011 | Designed by RumahDijual, in collaboration with Online Casino, Uncharted 3 and MW3 Forum