Aib, Jika Umat Islam Tidak Bisa Bahasa Arab

Senin, 22 April 2013

Adalah merupakan aib, jika umat Islam bisa menguasai bahasa lain namun bahasa sendiri, bahasa Arab mereka tidak paham. Demikian  disampaikan dosen bahasa dan sastra Arab Universitas al-Azhar Mesir Syeikh Mohyeddien Sa’id Abdullah Ahmad dalam sebuah Seminar Akbar Bahasa Arab di Yogyakarta. “Aib bagi seorang Muslim yang sangat paham dengan bahasa selain bahasa Arab, namun mereka enggan untuk memahami dan mendalami bahasa Arab,” Sabtu  (02/03/2013 ) kemarin.

Seminar bertempat di gedung Pertemuan Hegar Yogyakarta membahas tentang “Revolusi Belajar Bahasa Arab Tanpa Harkat dengan Super Mudah, Cepat, Efektif dan Sangat Menyenangkan”.

Acara tersebut di hadiri oleh sekitar 80 peserta utusan dari berbagai macam lembaga pendidikan di Yogyakarta, mulai dari tingkat SD-MI, SMP-MTS,SMA-MA, dan bahkan perguruan tinggi.

Dalam paparannya Syeikh Mohyeddien Sa’id Abdullah Ahmad menyampaikan tentang urgensi bahasa arab bagi umat Islam.

Mohyeddien Sa’id Abdullah Ahmad mengatakan bahwa bahasa Arab adalah bahasa al-Qur’an. Bahasa Arab juga bahasa hadits dan bahasa ibadah sehingga setiap pribadi Muslim wajib memahaminya karena bahasa Arab adalah kunci dalam beragama dan merupakan pintu masuk dalam memahami al-Qur’an dan al Hadits. {yayan}

*Berita ini telah dimuat di http://www.hidayatullah.com/

0 komentar:

 
SUBLIYANTO.ID © 2011 | Designed by RumahDijual, in collaboration with Online Casino, Uncharted 3 and MW3 Forum