Mempertahankan Kepercayaan Rakyat

Rabu, 25 September 2013

Negara ini adalah Negara demokrasi. Negara yang berlandaskan aturan hukum. Keberlangsungan Negara ini ada di tangan rakyat. Sementara rakyat memepercayakan keberlangsungan Negara ini kepada para pemimpin yang telah terpilih secara aklamasi.

Namun, tidak sedikit rakyat yang kecewa terhadap peran para pemimpin negeri ini. krisisnya kepercayaan rakyat kepada para pemimpinnya inilah yang membuat Negara ini seakan tiada hari tanpa masalah, tiada hari tanpa tindakan kriminal, dan tiada hari tanpa demonstrasi, yang semua itu adalah cermin dari kekecewaan rakyat terhadap pemimpinnya.

Lantas kapan Negara ini benar-benar menjadi Negara yang aman, damai, dan sejahtera, jika tradisi suap dan korupsi selalu menghiasi negeri ini mulai dari meja makan, hingga “kamar toilet”.

Miris betul nasib bangsa ini. sudah tak ada pemimpin yang dipercaya oleh rakyatnya. Karena jika mereka jujur, maka mereka akan di usir dan ditendang serta kehilangan kursi jabatan, bahkan nyawapun akan melayang.

“Dari rakyat untuk rakyat” itulah selogan yang sering dibawa sebagai makna simple dari istilah demokrasi. Namun hal itu berbanding terbalik, yang terjadi adalah “Dari rakyat untuk saya dan teman sejawat”. Hal itu dapat kita lihat pada beberapa kasus yang sedang gencar dibahas oleh KPK, katakanlah kasus hambalang dan kasus impor daging sapi.

Sudah pantas kiranya para pemimpin bangsa ini bangun dari tiudrnya, sadar dan kembali ke jalan yang benar demi mempertahankan kepercayaan rakyat. Jujur dan bertanggung jawab adalah kunci dari semuanya. []

0 komentar:

 
SUBLIYANTO.ID © 2011 | Designed by RumahDijual, in collaboration with Online Casino, Uncharted 3 and MW3 Forum