Lembaga Pendidikan Islam Sumber Kejayaan Islam

Minggu, 19 Oktober 2014

Oleh : Subliyanto*
Bomingnya Lembaga Pendidikan Islam saat ini merupaka sebuah prestai bagi ummat islam untuk mewujudkan tegaknya peradaban islam di muka bumi. Namun prestasi tersebut tentunya juga harus diimbangi dengan manajeman dan strategi serta pelayanan yang baik pula.

Lembaga Pendidikan Islam dikatakan berkualitas manakala bisa menciptakan budaya islami yang berkelanjutan. Sehingga sangatlah ironis jika Lembaga Pendidikan Islam terkontaminasi oleh budaya barat yang sekuler, baik dari sistem manajemennya maupun sistem kurikulum yang dianutnya.

Jika demikian yang terjadi, maka secara tidak langsung dan tanpa disadari Lembaga Pendidikan Islam telah menjadi agen dari musuhnya sendiri, sehingga mustahil akan melahirkan generasi yang baik.

Maraknya permasalahan di Lembaga Pendidikan akhir-akhir ini merupakan efek dari kesalahan target dan tujuan serta sistem yang diterapkannya, sehingga berdampak kepada pola pikir para siswa ataupun mahasiswanya.

Kalau kita merujuk kepada sejarah, Lembaga Pendidikan Islam sangat berperan terhadap kajayaan ummat islam. Dari Lembaga Pendidikan Islam lahir generasi-generasi profesional dan handal yang mampu menciptakan perubahan dalam semua aspek kehidupan.

Salah satu Lembaga Pendidikan Islam yang melahirkan generasi profesional dan handal adalah Madrasah Nizhamiyah yang didirikan oleh Nizhamul Mulk. Keberadaan Madrasah Nizhamiyah membawa pengaruh besar dalam kejayaan ummat islam.

Gagasan atau pemikiran pertama kali munculnya Madrasah Nizhamiyah yaitu pada masa Sultan Alib Arsalan ketika ia memegang tampuk khilafah imperium Saljuk tahun 455 H. Gagasan tersebut untuk menghadang derasnya arus aliran syi’ah Imamiah, Ismailiah, dan Bathiniah.

Kemudian, Sultan Alib Arsalan mengangkat seorang menteri yang gesit dan cakap beraliran Sunni bernama Hasan bin Ali bin Ishaq At-Thusy bergelar Nizhamul Mulk, atau yang lebih dikenal dengan Nizhamul Mulk. Pengangkatan Nizhamul Mulk sebagai menteri oleh Sultan Alib Arsalan sangatlah tepat, karena ia dapat melihat dengan cerdas situasi pada masa itu.

Untuk menghadang derasnya arus aliran syi’ah Imamiah, Ismailiah, dan Bathiniah pada masa itu, Nizhamul Mulk mulai berpikir melawannya dengan cara yang sama sebagaimana ditempuh oleh propagandis Syi’ah waktu itu. Nizhamul Mulk berupaya untuk mendidik ummat dengan mengacu kepada al-Qur’an dan as-Sunnah serta akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Oleh karenanya, Nizhamul Mulk kemudia mendirikan Madrasah Nizhamiah. Nama madrasah tersebut diambil dari namanya sendiri, karena dialah orang yang bersemangat dan bercita-cita besar serta perancang langsung berdirinya madrasah tersebut.

Dengan sistem pendidikan yang dirancangnya, Nizhamul Mulk membuat lompatan besar dalam membentengi rakyat serta kepentingan Negara guna menciptakan stabilitas keamanan. Untuk itu ia memilih beberapa pengajar yang mumpuni keilmuannya, dan memperhatikan perumusan silabus kurikulum serta metodologinya, supaya mudah dipahami oleh khalayak secara luas dalam memberikan pemahan islam.

Target utama Madrasah Nizhamiah adalah pertama, menciptakan iklim ubudiah terhadap Allah semata, sehingga dapat mencetak seorang menjadi hamba yang hanya beribadah kepada Allah semata. Dengan itu ia akan dapat mengatur dirinya serta mampu menjalin interaksi hidupnya dengan yang lainnya secara dinamis.

Kedua, optimalisasi pengajaran berbagai ketentuan hukum dalam syari’at islam, sebab ajaran islam beserta perangkat hukumnya tidak dapat diketahui dengan jelas kecuali ditempuh melalui proses pendidikan islam yang benar.

Ketiga, mencetak manusia handal, yang berguna bagi dirinya dan orang lain. Karena dalam ajaran islam menganjurkan pembentukan individu tangguh sehingga ia menjadi penyeru amar ma’ruf dan mencegah kemungkaran dengan menjadi suri tauladan yang baik.

Keempat, menciptakan keilmuan yang kondusif, guna mendorong para tenaga pengajar serta siswa terangsang pola pikirnya, produktif dalam dunia penulisan, serta memupuk daya kreativitas. Dengan demikian mereka dapat mengembangkan keilmuan secara kontinyu.

Kelima, memperkaya khazanah keilmuan para siswa agar para siswa mendapatkan pengalaman baru dari pola pikir kehidupan ummat terdahulu maupun modern. Sehingga pola serta cakrawala pemikiran siswa semakin luas.

Keenam, mempersiapkan kader professional yang handal di berbagai bidang baik di instansi pemerintah maupun non pemerintah.

Selain dari perumusan target pendidikan yang ditentukan dengan baik, Madrasah Nizhamiah juga mempunyai rumusan-rumusan strategis untuk mencapai target dan tujuan yang telah ditetapkan. Diantaranya strategi pemilihan tempat, sistem administrasi, pemilihan tenaga pendidik, perumusan kurikulum dan metode pembelajaran, jaminan pendanaan, kesejahteraan para pendidik, proses evaluasi pendidikan, serta tips mengatasi permasalahan.

Semua strategi tersebut dirumuskan dengan baik dan sempurna. Sehingga dari Madrasah Nizhamiah lahir generasi emas yang dapat merealisasikan misi dakwah islam di seluruh daerah.

Dari sejarah singkat di atas, target pendidikan dan strategi Madrasah Nizhamiah patut menjadi rujukan bagi Lembaga Pendidikan Islam saat ini agar bisa menciptakan budaya islami yang berkelanjutan, melahirkan generasi yang profesional, handal, dan tangguh, sehingga kejayaan ummat islam kembali diraih dan peradaban islam tegak di muka bumi. [] Wallahu A’lam


*Penulis adalah pendidik di Hidayatullah Sleman Yogyakarta.

0 komentar:

 
SUBLIYANTO.ID © 2011 | Designed by RumahDijual, in collaboration with Online Casino, Uncharted 3 and MW3 Forum