Konsultasi : Wanita Bekerja di Luar Rumah

Jumat, 22 September 2017 0 komentar

Assalamualaikum

Pak Yanto, saya Linda. Mohon do'anya insya Allah dalam hitungan hari saya akan menikah. Terkait hal itu saya ingin menanyakan tentang pekerjaan saya yang sudah saya jalani selama sebelum menikah. Apakah saya boleh tetap bekerja sebagai wanita karir setelah menikah ? Terimakasih

Waalaikumussalam

Terimakasih informasinya, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. 

Terkait pertanyaan mbak berikut yang bisa sampaikan berdasarkan kapasitas keilmuan yang saya ketahui.

Antara laki-laki dan perempuan memang dibedakan posisinya dalam islam. Namun perbedaan tersebut dalam rangka menjunjung tinggi harkat dan martabat keduanya.

Laki-laki dan segala sesuatu yang melekat pada dirinya adalah hak kedua orang tuanya walupun ia sudah menikah.

Sementara perempuan apabila sudah menikah maka hak penuh milik suaminya. 

Maka ketaatan perempuan yang sudah menikah terhadap suaminya adalah kunci surga baginya. Tentu selama suaminya tidak dalam kemaksiatan.

Sebaik-baiknya pekerjaan perempuan adalah di rumah, mendidik dan menjaga putra putrinya. 

Maka segala aktivitas perempuan yang sudah menikah harus dapat restu dari suaminya jika pekerjaannya di luar rumah.

Apakah boleh suaminya mengetahui seluk beluk pekerjaannya di luar rumah ? 

Bukan hanya boleh tapi termasuk wajib karena suami punya tanggung jawab atas restu yang diberikannya. Sehingga jika ditemukan hal yang kurang "sehat" dalam dunia kerjanya, terlebih "sehat" dalam kacamata agama, maka hak dan tanggung jawab suami di atas segalanya.

Wallahu A'lam

Buku : Api Sejarah

Kamis, 21 September 2017 0 komentar

Mau tahu bagaimana fakta-fakta sejarah bangsa Indonesia yang tidak pernah diungkap secara gamblang di buku-buku pelajaran SD, SMP, SMA? 

Mau tahu Bagaimana kaitan sejarah antara Ulama, Santri dan Kemerdekaan NKRI?

Mau tahu keterkaitan runtuhnya Kekhalifahan Turki Utsmani oleh bangsa salibis dan terjadinya penjajahan Bangsa Indonesia yang juga oleh Salibis Inggris, Portugis, Belanda?

Tahukah anda jika Organisasi Boedi Oetomo sebenarnya adalah buatan Belanda untuk mengimbangi Sarekat Islam?

Tahukah anda jika Boedi Oetomo mendukung Penjajah Belanda? dan Menghina Rasulullah?

Temukan rasa penasaran anda tentang sejarah bangsa Indonesia yang dikupas tuntas secara apik pada serial "Api Sejarah ini"

Untuk info pemesanan, bisa langsung Whatsapp di 08973825909

TAHUN BARU DAN MASA DEPAN KITA

Selasa, 19 September 2017 0 komentar


Oleh : Subliyanto*

"Selamat tahun baru  1439 Hijriyah"

Mungkin kalimat tersebut sering kita dengar ketika masuk tahun baru. Bahkan tidak sedikit dari kita sebagai umat islam yang merayakannya dengan berbagai macam kegiatan.

Terlepas dari pro dan kontra tentang hal itu, yang jelas pergantian tahun ini patut kita syukuri, karena berarti Allah masih memberi kesempatan kepada kita untuk senantiasa memperkuat keimanan kita kepada Allah,dan mengimplementasikannya dalam bentuk amal shaleh dalam keseharian kita.

"Masa lalu adalah sejarah,masa kini adalah realita,dan masa depan adalah cita-cita"

Ungkapan di atas kalau kita kaitkan dengan semangat tahun baru 1439 Hijriyah,maka setidaknya ada tiga hal yang harus kita lakukan di tahun baru ini.

Pertama,apapun yang telah kita lakukan pada tahun kemarin cukuplah menjadi sejarah,dan hendaknya kita introspeksi diri guna untuk perbaikan selanjutnya.

Kedua,apapun yang kita lakukan sekarang merupakan sebuah bukti bahwa kita masih istiqamah dalam menjalani rangkaian hidup dan kehidupan ini,maka lakukanlah dengan penuh keikhlasan.

Allah berfirman : "Dan tidaklah mereka disuruh melainkan untuk menyembah Allah dengan ikhlas mentaatinya semata-semata karena (menjalankan) agama..." (QS.al-Bayyinah : 5)

Ketiga,kehidupan yang kita jalani tidak hanya berhenti disini,masih ada kehidupan berikutnya yang mana setiap amal perbuatan yang kita lakukan,akan dipertanggung jawabkan,maka persiapkanlah segala sesuatunya dengan baik dan sempurna.

Hal ini sebagaimana firman Allah : " Kemudian setelah itu,sungguh kamu pasti mati. Kemudian sungguh kamu akan dibangkitkan (dari kuburmu) pada hari kiamat" (QS.al-Mu'minun : 15-16).

Allah juga berfirman : "Maka barang siapa  mengerjakan kebaikan seberat zarrah,niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah,niscaya dia akan melihat (balasan)nya." (QS.al-Zalzalah : 7-8).

Tentunya kita semuanya akan mengharapkan yang terbaik. Karenanya persiapkanlah dengan perencanaan yang terbaik pula.

Semoga kita termasuk orang yang istiqamah dalam kebaikan,sehingga kelak kita dapat berjumpa dengan Allah dengan wajah yang berseri. Wallahu a'lam []

*Penulis adalah aktvis sosial dan pemerhati pendidikan. Twitter @Subliyanto. Website www.subliyanto.id

Berinvestasi dengan Pendidikan Al-Qur'an

Minggu, 17 September 2017 0 komentar

Oleh : Subliyanto*

Orang yang panjang umurnya adalah orang yang senantiasa memanfaatkan dan menghiasi hidupnya dengan amal shaleh.

Salah satu amal shaleh yang bisa menjadi ladang amal dan investasi adalah dengan mengajarkan Al-Qur'an.

Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”

Masih dalam hadits riwayat Al-Bukhari dari Utsman bin Affan, tetapi dalam redaksi yang agak berbeda, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

إِنَّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

“Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”

Hadits di atas menunjukkan bahwa betapa pentingnya pendidikan Al-Qur'an dalam kehidupan manusia. Karena Al-Qur'an adalah sumber dari segala ilmu.

Dengan Al-Qur'an hidup manusia akan terarah. Dengan Al-Qur'an hidup manusia akan indah dan barokah.[]

Menjalin Ukhuwah Generasi Qur'ani

0 komentar

Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Ikhlas Sawungan, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta kedatangan tamu dari Pesantren Tahfizhul Qur'an Al-Lai Gresik Jawa Timur (12/09/2017).
Kedatangan rombongan dari Gresik tersebut dalam rangka kunjungan belajar dan sekaligus menjalin ukhuwah generasi Al-Qur'an.


Kehadirannya disambut antosias oleh para santri TPA Al Ikhlas sawungan, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Bapak Suwarno, pengurus TPA Al Ikhlas berterimakasih atas kunjungan para santri dari Al-Lail Gresik.

Selain itu Suwarno berharap agar silaturrahim tetap terjalin guna saling memberikan motivasi antara para santri dan pengurus.

 
SUBLIYANTO.ID © 2011 | Designed by RumahDijual, in collaboration with Online Casino, Uncharted 3 and MW3 Forum