Simbiosis Mutualisme Media dan Pena

Senin, 04 Maret 2019


Oleh : Subliyanto*

Peran dan pengaruh media sangat penting dan sangat besar kontribusinya dalam memberi perubahan suatu bangsa menuju arah yang lebih baik. Dengan media kita dapat menyampaikan informasi dan aspirasi tentang situasi dan kondisi yang kita temui. Sehingga mudah diketahui dan ditindak lanjuti.

Dalam dunia demokrasi, kebebasan menyuarakan aspirasi tidaklah mudah untuk di dengar, apalagi ditindaklanjuti. Dan kehadiran media merupakan bagian dari solusi untuk menfasilitasi temuan-temuan yang harus dipublikasi guna mendapatkan perhatian. 

Namun demikian, tidak semua media dapat menampung temuan-temuan itu. Dan tidak semua orang bisa menembus meja redaksi. Karena sudah mejadi pemahaman umum bahwa media itu tidak terbatas namun dapat bersuara melalui media sangatlah terbatas. Maka kehadiran media dalam skala kecil juga sangat dibutuhkan, sebagai wadah untuk menampung informasi dan aspirasi yang tidak terpotret dan tidak memiliki fasilitas publish.

Jika media bak sebuah rumah, maka membaca dan menulis atau literasi adalah isinya. Rumah tanpa penghuni bak sebuah kegelapan yang sunyi. Demikian juga halnya dengan media. Maka disinilah pentingnya tetesan tinta dari ujung pena. Sehingga terjadi simbiosis mutualisme antara media dan pena.

Membaca dan menulis merupakan dua hal yang menjadi sumber ilmu pengetahuan manusia. Dengan membaca manusia akan mengetahui segala hal yang belum diketahui, dan dengan menulis manusia akan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang sudah dimiliki. Dua hal tersebut merupakan ajaran pertama dalam dunia pendidikan Islam sebagaimana termaktub dalam al-Qur'an Surat al-'Alaq dan Surat al-Qalam. 

Mungkin semua manusia bisa membaca namun tidak semua manusia bisa menulis, karena menulis membutuhkan kecakapan literasi dalam mengolah dan menganalisis serta menuangkan gagasan kreatif, inovatif, dan solutif yang dituangkan dalam goresan pena sebagai bentuk kontribusi pemikiran dan konsep untuk masa depan yang lebih baik. Maka membudayakan dunia literasi merupakan hal yang sangat penting guna melahirkan generasi yang berbasis ilmu dan riset. 

*www.subliyanto.id

0 komentar:

 
SUBLIYANTO.ID © 2019